Layanan Prima, Target Tercapai, Menuju PTJJ Berkelas Dunia:
RTM 2026 Perkuat Komitmen Peningkatan Kinerja dan Mutu Layanan UT Yogyakarta

Yogyakarta, 30 Oktober 2026 – Universitas Terbuka Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun 2026 pada Jumat (30/10) di Kantor UT Yogyakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi, mengevaluasi capaian kinerja, serta menyusun strategi peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan seluruh pegawai UT Yogyakarta dengan mengusung tema“Layanan Prima, Target Tercapai, Menuju PTJJ Berkelas Dunia.” RTM merupakan agenda strategis yang dilaksanakan sebagai wadah untuk meninjau efektivitas pelaksanaan program kerja, mengidentifikasi berbagai capaian dan tantangan yang dihadapi organisasi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan untuk mendukung pencapaian target institusi. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh yang semakin dinamis, diperlukan kesamaan persepsi, sinergi, serta komitmen seluruh pegawai dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan mahasiswa.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Universitas Terbuka, dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Direktur Universitas Terbuka Yogyakarta, Prof. Dr. Agus Santoso, M.Si.. Selanjutnya peserta mengikuti pemaparan materi yang disampaikan oleh Direktur UT Yogyakarta, Suyatno, S.IP., M.Si. selaku Manager Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni, serta Didik Nurdyansah, S.Kom. selaku Manager Perluasan Daya Jangkau, Registrasi, dan Ujian. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Agus Santoso, M.Si. menegaskan bahwa Rapat Tinjauan Manajemen bukan sekadar forum evaluasi tahunan, melainkan momentum penting untuk memastikan seluruh unit kerja bergerak dalam arah yang sama menuju pencapaian visi Universitas Terbuka. “Melalui RTM ini, kita bersama-sama melakukan refleksi terhadap capaian yang telah diraih, mengidentifikasi area yang masih perlu diperbaiki, serta memperkuat komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa dan masyarakat. Keberhasilan institusi tidak hanya ditentukan oleh pencapaian target, tetapi juga oleh kualitas layanan dan semangat kolaborasi yang dibangun oleh seluruh pegawai,” ungkapnya. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa transformasi Universitas Terbuka menuju perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh berkelas dunia memerlukan budaya kerja yang profesional, inovatif, serta berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Oleh karena itu, setiap hasil evaluasi yang diperoleh dalam RTM harus menjadi dasar penyusunan langkah strategis yang dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan kerja masing-masing.

Melalui pelaksanaan RTM Tahun 2026, UT Yogyakarta berharap dapat memperkuat budaya mutu di seluruh lini organisasi, meningkatkan efektivitas koordinasi antarunit kerja, serta memastikan ketercapaian sasaran strategis institusi secara optimal. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab bersama dalam memberikan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas kepada masyarakat. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini tidak hanya berupa tersusunnya rekomendasi perbaikan dan peningkatan kinerja organisasi, tetapi juga terbangunnya pemahaman yang lebih kuat mengenai peran masing-masing pegawai dalam mendukung pencapaian target Universitas Terbuka. Dengan sinergi yang semakin kuat, UT Yogyakarta optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses pendidikan tinggi, serta memperkuat posisinya sebagai penyelenggara pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh yang unggul dan berdaya saing global.


