Gegap Gempita Edufair SMKN 1 Pengasih:
Universitas Terbuka Yogyakarta Hadir Menyapa 1.072 Siswa Dengan Penuh Semangat

Halaman SMKN 1 Pengasih, Kulon Progo, Kamis pagi, 23 April 2026, berubah menjadi ruang temu penuh semangat dan harapan. Sejak pukul 07.30 hingga 13.00 WIB, ribuan siswa memadati area sekolah dalam kegiatan Job Fair dan Edufair 2026 yang diikuti oleh berbagai instansi, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta turut ambil bagian, menyapa secara langsung sekitar 1.072 siswa SMKN 1 Pengasih dari kelas X, XI, dan XII yang antusias mencari gambaran masa depan mereka. Kegiatan Job Fair dan Edufair ini digelar sebagai respons atas kebutuhan nyata siswa SMK dalam menentukan arah setelah lulus, baik untuk bekerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha. Berdasarkan data sekolah, SMKN 1 Pengasih memiliki enam program keahlian dengan total peserta didik mencapai 1.072 siswa, sehingga diperlukan wadah strategis untuk mempertemukan siswa dengan dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja. Edufair menjadi ruang aktualisasi konsep BMW (Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha) agar siswa memiliki pilihan yang terukur dan realistis sesuai minat dan kompetensi yang dimiliki.

Pihak SMKN 1 Pengasih menyambut positif kehadiran berbagai mitra, termasuk Universitas Terbuka Yogyakart. Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pameran, tetapi bentuk komitmen sekolah dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing. Sekolah berharap, melalui dialog langsung dengan perguruan tinggi seperti UT, siswa mendapatkan informasi utuh tentang alternatif pendidikan lanjutan yang fleksibel, terjangkau, dan relevan dengan dunia kerja. Respons hangat juga datang dari para siswa. Banyak peserta mengaku terbantu dengan penjelasan langsung dari tim UT Yogyakarta mengenai sistem pembelajaran jarak jauh, pilihan program studi, serta peluang kuliah sambil bekerja. Bagi siswa SMK yang ingin segera bekerja namun tetap melanjutkan pendidikan, UT dipandang sebagai solusi nyata. “UT memberi harapan bahwa kuliah bisa tetap jalan meski harus kerja dulu,” ungkap salah satu siswa kelas XII yang mengaku semakin mantap melanjutkan studi setelah berkunjung ke stan UT.

Keikutsertaan Universitas Terbuka Yogyakarta memberikan manfaat timbal balik bagi semua pihak. Bagi siswa, kegiatan ini membuka wawasan tentang ragam jalur pendidikan tinggi yang inklusif dan adaptif. Bagi sekolah, Edufair memperkuat jejaring kemitraan dan mendukung capaian lulusan yang berdaya saing. Sementara bagi UT, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk menjangkau generasi muda SMK, sekaligus menegaskan peran UT sebagai perguruan tinggi negeri yang hadir hingga lapisan masyarakat terluar. Universitas Terbuka membawa keunggulan yang kuat dalam Edufair ini. Sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel, biaya pendidikan yang relatif terjangkau, akreditasi nasional, serta jaringan layanan melalui SALUT menjadikan UT sebagai pilihan realistis dan berkualitas. UT juga memberikan kesempatan belajar sepanjang hayat tanpa batas usia dan lokasi, sejalan dengan kebutuhan siswa SMK yang dinamis dan pragmatis menghadapi dunia kerja.

Menutup rangkaian kegiatan, Edufair SMKN 1 Pengasih menjadi bukti bahwa masa depan tidak harus dipilih dengan ragu, tetapi disiapkan dengan informasi dan keberanian. Kehadiran Universitas Terbuka Yogyakarta menegaskan bahwa pendidikan tinggi dapat diakses oleh siapa pun, di mana pun, dan kapan pun. Dari halaman sekolah ini, semangat tumbuh bahwa mimpi besar dapat diraih melalui langkah yang tepat, dan pendidikan adalah jembatan paling kokoh untuk masa depan yang lebih bermakna.


