Pastikan Kualitas Layanan Mahasiswa:
Direktur UT Yogyakarta Pantau Langsung TTM di Parakan Temanggung

TEMANGGUNG – Dalam upaya menjamin kualitas bantuan belajar bagi mahasiswa, Direktur Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta, Prof. Dr. Agus Santoso, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja monitoring Tutorial Tatap Muka (TTM) dan Praktik di SMAN 1 Parakan, Temanggung, pada Sabtu hingga Minggu, 2-3 Mei 2026. Pelaksanaan Monitoring Dalam kunjungan ini, Direktur UT Yogyakarta didampingi oleh pimpinan Sentra Layanan UT (SALUT) Bersenyum Parakan, Drs. Supriyadi, M.Pd. Monitoring difokuskan pada pelaksanaan TTM pertemuan ke-4 di lokasi SMAN 1 Parakan. Selama peninjauan, Prof. Agus Santoso berkesempatan mengunjungi beberapa kelas, salah satunya kelas matakuliah Pengantar Statistika yang diampu oleh Ibu Indra. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan motivasi serta penjelasan mengenai konsep Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang mengedepankan kemandirian dengan dukungan bantuan belajar dari universitas.

Kegiatan Tutorial Tatap Muka (TTM) dan Praktik merupakan skema layanan belajar terbimbing yang sangat krusial bagi mahasiswa UT. Selain skema Tutorial Online (Tuton), TTM memberikan kesempatan mahasiswa untuk dibimbing langsung oleh tutor yang kompeten di bidangnya. Mengingat nilai dari kegiatan ini berkontribusi sebesar 50% terhadap nilai akhir mahasiswa, pemantauan secara berkala diperlukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai jadwal dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. “Kegiatan ini penting untuk memastikan bahwa tutor menggunakan perangkat pembelajaran (RAT/SAT) dengan benar dan diskusi berjalan efektif sesuai modul yang ada,” jelas Prof. Agus. Dalam pelaksanaan di lapangan, ditemukan beberapa dinamika terkait pengaturan jadwal yang telah disepakati antara tutor dan mahasiswa. Adanya pergeseran jadwal tanpa koordinasi formal ini, tentu membawa dampak yang perlu diantisipasi, terutama dalam hal administratif dan efektivitas pengawasan. Secara administratif, ketidaksesuaian antara jadwal yang terdaftar di sistem dengan pelaksanaan di lapangan dapat menghambat proses verifikasi kehadiran mahasiswa maupun tutor jika tidak disertai berita acara resmi. Dari sisi pengawasan, perubahan jadwal yang mendadak juga menyulitkan tim monitoring pusat atau wilayah untuk memberikan penilaian objektif terhadap jalannya tutorial secara real-time.

Selain memonitor kegiatan belajar mengajar, rombongan juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Pengurus SALUT Bersenyum Parakan serta para tutor di lokasi. Pada Minggu sore, Direktur UT Yogyakarta juga mengunjungi kantor layanan SALUT Bersenyum Parakan yang berlokasi di Pringsurat, Temanggung, untuk melihat langsung fasilitas layanan bagi mahasiswa. Harapan kedepan melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan koordinasi antara UT Yogyakarta, pengelola SALUT, dan pihak sekolah sebagai penyedia tempat kegiatan dapat terus ditingkatkan. Mahasiswa UT di wilayah Temanggung dan sekitarnya juga tetap semangat dalam belajar mandiri dan memanfaatkan TTM sebagai sarana untuk memperdalam penguasaan materi, sehingga prestasi akademik yang diraih dapat maksimal.


