Khidmat dan Penuh Amanah:
Universitas Terbuka Yogyakarta Lantik Pengurus Ormawa Periode 2025–2027

Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta secara resmi melantik Pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Periode 2025–2027 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat pengabdian pada Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus mitra strategis kampus dalam mengembangkan budaya akademik, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Pelantikan tersebut menandai dimulainya amanah baru bagi para mahasiswa terpilih untuk membawa organisasi kemahasiswaan UT Yogyakarta semakin aktif, produktif, dan berdampak bagi civitas akademika maupun masyarakat luas. Acara pelantikan dihadiri oleh Direktur Universitas Terbuka Yogyakarta Prof. Dr. Agus Santoso, M.Si., jajaran pimpinan Universitas Terbuka Yogyakarta, Pembina Organisasi Kemahasiswaan Dr. Whika Febria Dewatisari, S.Si., M.Si., Manager Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Alumni Suyatno, S.IP., M.Si., serta para pengurus Ormawa UT Yogyakarta Periode 2025–2027. Kehadiran para pimpinan, dosen, dan mahasiswa dalam satu forum menjadi simbol sinergi yang kuat antara institusi dan mahasiswa dalam membangun kehidupan kampus yang dinamis dan berorientasi pada kemajuan.

Pelantikan Ormawa merupakan bagian penting dari pembinaan kemahasiswaan yang secara berkelanjutan dilakukan oleh Universitas Terbuka. Sebagai perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh, UT memiliki karakteristik mahasiswa yang sangat beragam, berasal dari berbagai daerah, latar belakang profesi, usia, dan pengalaman. Oleh karena itu, keberadaan organisasi kemahasiswaan menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, manajemen organisasi, serta meningkatkan jejaring antarmahasiswa. Melalui Ormawa, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga pengalaman sosial dan organisatoris yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Prosesi inti pelantikan dilakukan oleh Direktur Universitas Terbuka Yogyakarta, Prof. Dr. Agus Santoso, M.Si., melalui pembacaan ikrar pelantikan yang diikuti seluruh pengurus Ormawa. Dengan penuh kesungguhan, para pengurus menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas organisasi secara bertanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai akademik, serta menjaga nama baik Universitas Terbuka. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua Ormawa, Hafidz Nur Rahman, dan Direktur Universitas Terbuka Yogyakarta sebagai simbol legitimasi kepengurusan baru.

Dalam sambutannya, Direktur Universitas Terbuka Yogyakarta Prof. Dr. Agus Santoso, M.Si. menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang bersedia aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, khususnya mereka yang mengemban amanah sebagai pengurus Ormawa. Menurutnya, keputusan menjadi pengurus organisasi mahasiswa merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab yang patut dihargai karena membutuhkan waktu, tenaga, pemikiran, serta komitmen yang besar. Beliau menegaskan bahwa pengurus Ormawa tidak hanya mewakili mahasiswa, tetapi juga membawa nama baik Universitas Terbuka. Oleh karena itu, seluruh aktivitas organisasi harus senantiasa mencerminkan nilai akademik, etika, integritas, dan martabat institusi. Direktur juga berpesan agar program-program Ormawa diarahkan pada kegiatan yang positif dan produktif seperti pengembangan kepemimpinan, peningkatan kompetensi mahasiswa, kewirausahaan, kreativitas, literasi, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan pembinaan kemahasiswaan yang selaras dengan kebijakan pendidikan tinggi nasional. Dalam arahannya, Prof. Agus juga menegaskan bahwa Ormawa Universitas Terbuka tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Mahasiswa diperbolehkan memiliki kepedulian terhadap isu sosial, pendidikan, kebangsaan, maupun perkembangan politik, namun harus disampaikan secara santun, bertanggung jawab, dan berbasis kajian akademik.

Pelantikan Pengurus Ormawa Universitas Terbuka Yogyakarta Periode 2025–2027 merupakan awal lahirnya gagasan, semangat, dan kontribusi baru untuk kemajuan mahasiswa dan institusi. Amanah yang diberikan hari ini merupakan kepercayaan sekaligus kesempatan untuk menorehkan karya terbaik. Ketika mahasiswa berani mengambil peran, belajar memimpin, dan melayani sesama, maka sesungguhnya mereka sedang mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas. Dari ruang-ruang organisasi inilah lahir karakter, pengalaman, dan nilai-nilai kehidupan yang akan mengantarkan mereka menuju kesuksesan. Bersama Universitas Terbuka, setiap langkah pengabdian menjadi investasi berharga untuk masa depan yang lebih cerah, karena pendidikan yang berkualitas tidak mengenal batas, dan semangat belajar tidak pernah memiliki akhir.


