UT Yogyakarta Hadiri Edufair SMAN 2 Wates:
Inovasi Belajar Fleksibel UT Jadi Daya Tarik di Tengah Riuh Acara

Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta hadir dalam Edufair SMAN 2 Wates pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 07.00–12.00. UT diwakili oleh tim mahasiswa yang aktif berdialog, berbagi pengalaman kuliah, dan menjelaskan layanan akademik kepada sekitar 500 peserta yang memadati area expo. Suasana sejak pagi terasa semarak siswa silih berganti mendatangi stand UT untuk berkonsultasi mengenai jurusan, alur pendaftaran, hingga skema belajar jarak jauh yang bisa disesuaikan dengan aktivitas harian. Kegiatan ini mengacu pada kebutuhan sekolah untuk menghadirkan referensi perguruan tinggi yang komprehensif, sehingga siswa memiliki dasar yang kuat saat memilih jenjang studi berikutnya. Pihak sekolah merancang format edufair agar siswa dapat bergerak leluasa dari satu stand ke stand lain, menerima paparan singkat, lalu berdiskusi mendalam sesuai minat. Dengan jumlah peserta besar, sesi tanya jawab di stand UT berlangsung bergelombang: kelompok kecil berdiskusi tentang pemilihan jurusan, sementara yang lain mencoba memahami ritme perkuliahan daring dan pemanfaatan materi digital.

Dari pihak sekolah, guru BK dan panitia memberikan apresiasi atas partisipasi UT yang dinilai “nyambung” dengan karakter SMAN 2 Wates siswa aktif organisasi, sebagian sudah memiliki rencana kerja atau kegiatan di luar sekolah. Kehadiran mahasiswa UT di garis depan dinilai membantu menjembatani informasi; paparan terasa ringan karena disertai tips manajemen waktu, contoh penggunaan elearning, serta gambaran realistis kuliah yang tidak terpaku ruang kelas. Banyak yang menyebut baru memahami bahwa UT adalah perguruan tinggi negeri dengan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh yang memungkinkan kuliah tetap berjalan beriringan dengan kegiatan produktif lain. Beberapa siswa yang menargetkan kerja paruh waktu tertarik pada fleksibilitas jadwal dan akses materi digital berulang (on-demand), sementara yang menekuni kegiatan organisasi melihat peluang tetap aktif tanpa mengorbankan progres akademik.

Bagi UT Yogyakarta, momentum ini memperdalam pemahaman atas kebutuhan pelajar SMA serta membuka kanal komunikasi lanjutan bagi yang ingin mendaftar. Kegiatan ditutup dengan kesan yang hangat, informasi tersampaikan, senyum puas tampak di banyak wajah siswa yang akhirnya menemukan opsi kuliah yang sesuai ritme mereka, dan sekolah melihat kecocokan antara semangat kemandirian siswa dengan pendekatan belajar UT. Edufair di SMAN 2 Wates membuktikan bahwa pilihan studi tidak harus seragam, UT Yogyakarta menghadirkan jalur yang fleksibel, inovatif, dan terukur. Dari percakapan singkat di stand hingga brosur yang dibawa pulang, satu pesan melekat bahwa belajar yang baik adalah belajar yang memberi ruang tumbuh, dan UT siap menjadi mitra untuk itu



