Saat Harapan Bertemu Kesempatan:
UT Yogyakarta Disambut Hangat 250 Siswa SMK Negeri 2 Wonosari

Kemeriahan Edufair SMKN 2 Wonosari pada Sabtu, 31 Januari 2026 berlangsung sejak pagi. Acara yang digelar mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini merupakan bagian dari rangkaian Smakadano Education Expo #12 yang mengusung tema “Menelusuri Jejak Kampus Menuju Masa Depan”. UT Yogyakarta bersama SALUT Mentari Gunungkidul turut hadir sebagai salah satu pengisi sosialisasi kampus, dengan perwakilan yang dipimpin langsung oleh Ketua SALUT, Sri Suwarni, S.Sos. Kehadiran UT disambut hangat oleh siswa, dengan jumlah peserta yang diperkirakan mencapai 250 orang. Kegiatan ini juga berlandaskan undangan resmi dari panitia SEE#12 yang mengundang UT untuk mengisi sesi sosialisasi dan membuka stand informasi bagi siswa. Latar belakang penyelenggaraan expo ini tidak lain adalah upaya membantu siswa SMA/SMK yang masih bingung menentukan arah masa depan setelah lulus, terutama terkait pilihan studi lanjut, peluang beasiswa, serta jalur masuk perguruan tinggi, karena masih banyak siswa yang membutuhkan bimbingan untuk memahami informasi kampus serta motivasi agar semakin percaya diri melanjutkan pendidikan tinggi.

SMK Negeri 2 Wonosari menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Universitas Terbuka Yogyakarta. Kehadiran berbagai perguruan tinggi, termasuk UT, memberi warna baru dan memperkaya wawasan siswa tentang dunia kampus. Pihak sekolah mengungkapkan bahwa siswa SMK sering kali memiliki keraguan untuk melanjutkan kuliah karena merasa kurang siap atau kurang informasi, sehingga kegiatan seperti Edufair ini menjadi ruang belajar yang sangat penting. UT dinilai mampu memberikan informasi yang jelas, sistematis, dan menyentuh kebutuhan siswa SMK yang ingin tetap berkembang melalui pendidikan tinggi. Antusiasme terlihat dari ramainya stand UT sejak awal sesi sosialisasi. Banyak siswa mengungkapkan bahwa mereka baru memahami bahwa UT menawarkan sistem belajar mandiri, mahasiswa tetap produktif, bekerja, atau mengembangkan keterampilan lain. Mereka juga merasa terbantu dengan informasi seputar prosedur pendaftaran, pilihan program studi, hingga layanan mahasiswa melalui jaringan SALUT yang tersebar di berbagai daerah. Kehadiran SALUT Mentari Gunungkidul turut memperkuat pemahaman siswa bahwa UT memiliki jangkauan layanan yang dekat dengan masyarakat

Kegiatan Edufair ini memberikan manfaat besar bagi seluruh pihak. Bagi siswa, mereka mendapatkan gambaran tentang kehidupan kampus sekaligus motivasi untuk merencanakan masa depan secara matang. Bagi sekolah, kegiatan ini mendukung program bimbingan karier sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi. Sedangkan bagi UT Yogyakarta, acara ini menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang inklusif, relevan, dan adaptif dengan perubahan zaman. Sebagai perguruan tinggi negeri dengan sistem pembelajaran fleksibel, UT menawarkan banyak kelebihan: biaya kuliah terjangkau, tidak ada batasan usia, akses materi belajar dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, serta adanya berbagai pusat layanan belajar (SALUT) yang membantu mahasiswa dalam proses registrasi hingga penyelesaian studi. Inilah keunggulan UT yang menjadikannya pilihan menarik bagi siswa SMA maupun SMK, termasuk mereka yang ingin kuliah sambil bekerja atau ingin mengeksplorasi minat akademik tanpa terikat jadwal tatap muka.


