UT Yogyakarta Tawarkan Pengalaman Dunia Kampus:
Universitas Terbuka Bebas Seleksi untuk Generasi Masa Kini

Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta bersama SALUT Cahaya Mandiri Purworejo hadir menyapa ratusan siswa dalam kegiatan Edufair GAMAPATH 2026 di SMAN 1 Purworejo pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.30 ini menghadirkan suasana informatif dan hangat, diikuti oleh total 365 siswa yang antusias mengikuti rangkaian acara. Kehadiran SALUT pimpinan Ari Pranowo, namun yang hadir langsung dalam kegiatan adalah tim SALUT bersama Pengurus, Bu Aning. Acara ini digelar sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan siswa mengenai pilihan perguruan tinggi serta memberi ruang bagi kampus untuk memperkenalkan sistem pendidikan mereka secara langsung. Para siswa mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai dunia perkuliahan, termasuk proses belajar, lingkungan akademik, hingga peluang studi di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Panitia GAMAPATH 2026 menyampaikan bahwa kegiatan ini memang dirancang agar siswa memiliki bekal pengetahuan sebelum menentukan pilihan perguruan tinggi, sehingga mereka tidak salah langkah dalam menentukan arah masa depan. Edufair juga menjadi jembatan antara kampus dan peserta didik untuk membangun pemahaman bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi.

Bagi para siswa, kehadiran UT Yogyakarta memberikan manfaat yang signifikan. Mereka dapat bertanya langsung mengenai sistem perkuliahan, jurusan, fleksibilitas belajar, hingga peluang karier. Banyak siswa yang baru mengetahui bahwa UT merupakan perguruan tinggi negeri dengan sistem belajar jarak jauh yang memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk mengatur waktu, tempat, dan ritme belajar. Interaksi langsung ini membuat mereka merasa lebih tenang dan yakin, terutama bagi siswa yang membutuhkan opsi kuliah yang tidak mengharuskan mereka pindah kota atau mengikuti seleksi ketat. Dalam sesi wawancara singkat, beberapa siswa menyampaikan pendapat mereka. Salah satu siswa kelas XII mengatakan bahwa penjelasan dari UT membuatnya lebih memahami bahwa ada kampus negeri yang bisa menjadi pilihan tanpa melewati proses seleksi yang rumit. Siswa lain menambahkan bahwa sistem belajar UT yang fleksibel sangat cocok bagi mereka yang ingin kuliah sambil bekerja atau mengejar aktivitas lainnya. Mereka mengaku baru menyadari bahwa UT memberi pengalaman dunia kampus tanpa tekanan seleksi masuk dan tanpa batasan lokasi belajar.

UT Yogyakarta juga memperkenalkan kepada para peserta, mulai dari statusnya sebagai satu-satunya kampus negeri tanpa seleksi masuk, biaya kuliah yang terjangkau, fleksibilitas penuh dengan kuliah jarak jauh, materi digital terpadu, hingga keberadaan SALUT yang menjangkau berbagai daerah untuk memberikan layanan akademik secara dekat. Dengan ekosistem pendidikan yang inklusif dan modern, UT membuktikan diri sebagai pilihan yang relevan bagi generasi muda yang membutuhkan kebebasan belajar, namun tetap menginginkan pendidikan tinggi yang berkualitas. Menutup kehadiran di Edufair GAMAPATH 2026, UT Yogyakarta berharap para siswa SMAN 1 Purworejo dapat semakin kuat dalam merancang masa depan akademik mereka. UT menegaskan komitmennya untuk selalu menjadi kampus yang membuka pintu selebar mungkin bagi siapa saja yang ingin belajar tanpa batas. Dengan semangat “Belajar Sepanjang Hayat”, UT mengajak para siswa untuk terus mengeksplorasi potensi diri dan berani melangkah menuju cita-cita mereka. Edufair ini pun menjadi momentum penting yang meninggalkan kesan positif dan inspiratif bagi seluruh peserta.


