Semarak Edufair SMA Bhakti Tunas Harapan Magelang:
UT Yogyakarta bersama Salut Lentera Ilmu Menghadirkan Inspirasi Merancang Masa Depan dengan Lebih Terarah

Sabtu, 14 Februari 2026, suasana Halaman SMA Bhakti Tunas Harapan Magelang berubah menjadi panggung penuh semangat ketika Edufair SMA Bhakti Tunas Harapan Magelang dibuka pukul 07.30 dan berlangsung hingga 15.00. Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta hadir bersama SALUT Lentera Ilmu pimpinan Imron Adi Arifyanto, S.M, dengan dukungan tim mahasiswa untuk mendampingi para peserta. Arus pengunjung terlihat stabil sepanjang hari tercatat 300 siswa dari SMA Bhakti Tunas Harapan terlibat aktif mengikuti presentasi kampus, talkshow, hingga sesi tanya jawab di stand-stand perguruan tinggi. Rangkaian acara diawali registrasi dan seremoni pembukaan, dilanjutkan presentasi universitas secara maraton, intermezzo doorprize, performance siswa, rehat pada pukul 12.00–13.00, dan kembali tersaji eduexpo serta sesi talkshow hingga penutupan pukul 15.00, membuat ritme kegiatan terasa hidup dan tertata.

Pihak sekolah menyambut hangat keterlibatan UT Yogyakarta beserta jaringan SALUT. Dalam pandangan panitia dan guru pembina, model pembelajaran terbuka dan jarak jauh yang ditawarkan UT dinilai relevan dengan kultur sekolah yang mendorong kemandirian, kedisiplinan, dan pembelajaran sepanjang hayat. Kehadiran SALUT Lentera Ilmu memperkuat keselarasan itu, diantaranya pendampingan belajar dan administrasi di tingkat daerah/kota mempermudah siswa untuk tetap dekat dengan keluarga sekaligus fokus pada target akademik. Bagi sekolah, paket keunggulan tersebut menjadi nilai tersendiri yang natural karena mendukung karakter siswa yang aktif di organisasi, seni, atau wirausaha, namun tetap ingin melanjutkan pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Pertanyaan yang kerap muncul pada kegiatan ini berkisar pada pilihan prodi, alur pendaftaran, skema ujian, serta bagaimana manajemen waktu bagi mahasiswa yang bekerja atau aktif berkegiatan. Percakapan cair bersama tim mahasiswa SALUT menghadirkan perspektif baru kuliah bisa ditempuh dengan cara yang lebih fleksibel namun tetap terukur, sehingga siswa dapat merancang rencana studi tanpa harus menanggalkan minat dan komitmen di luar kampus

Menjelang penutupan, semangat yang mengalir dari setiap stand menyisakan pesan yang hangat bahwa masa depan bukan sekadar pertanyaan “kampus mana yang akan dipilih”, melainkan “bagaimana diri ini tumbuh melalui proses belajar yang paling sesuai.” Edufair hari itu menjadi ruang belajar yang ringan namun penuh makna, tempat siswa menemukan arah, sekolah mengukuhkan misi, dan UT Yogyakarta bersama SALUT Lentera Ilmu memperluas akses agar langkah pertama menuju bangku kuliah terasa lebih dekat.


