UT Yogyakarta Dampingi Siswa SMA Negeri 1 Bantul
Mengenal Dunia Kampus Lebih Dekat

Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta bersama jaringan Sentra Layanan UT (SALUT) Bantul turut serta meramaikan SABA Education Fair 2026 yang diselenggarakan pada 22 Januari 2026 di SMA Negeri 1 Bantul. Acara yang berlangsung sejak pagi ini mempertemukan siswa dari kelas X, XI, dan XII dengan berbagai perguruan tinggi di DIY untuk memberikan informasi yang lebih jelas dan terarah mengenai dunia perkuliahan dan pilihan studi. Kehadiran UT menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan siswa dalam mendapatkan gambaran akurat tentang pendidikan tinggi. Â Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa memahami lebih baik berbagai pilihan yang tersedia sebelum menentukan langkah pendidikan selanjutnya. Sekolah berharap melalui edukasi langsung ini, para siswa terutama kelas XII mampu menentukan program studi dan perguruan tinggi yang benar-benar sesuai dengan minat, kemampuan, serta cita-cita jangka panjang mereka. Pendampingan informasi seperti ini dianggap penting agar siswa dapat melanjutkan pendidikan tinggi dengan lebih percaya diri dan berorientasi pada masa depan yang cerah.

Bagi para siswa, Edufair memberikan banyak manfaat, mulai dari kesempatan mengikuti presentasi tiap perguruan tinggi, berkonsultasi langsung dengan pihak kampus, hingga mendapatkan penjelasan terperinci mengenai prospek karier, jurusan, maupun kehidupan perkuliahan. Informasi yang sebelumnya hanya mereka dapatkan melalui internet kini dapat dikonfirmasi secara langsung, sehingga lebih meyakinkan mereka dalam mengambil keputusan. Sejumlah siswa menyampaikan kesan positif terhadap kehadiran UT Yogyakarta. Salah satu siswa kelas XII mengatakan bahwa ia merasa lebih terbuka wawasannya setelah mengetahui bahwa UT merupakan Perguruan Tinggi Negeri perkuliahan tidak harus selalu ditempuh secara tatap muka, tetapi tetap bisa berkualitas dengan metode yang tepat. Sistem pembelajaran jarak jauh UT memberikan ruang bagi mahasiswa untuk tetap produktif sambil melanjutkan pendidikan tinggi. UT berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi jembatan antara siswa dan perguruan tinggi, sehingga setiap pelajar dapat menemukan lingkungan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan mimpinya.


