wrapper

Breaking News

Has no content to show!

Mahasiswa UT dalam Konferensi Internasional ISCES 2019

Ilma Fistannisa Zette, mahasiswa S1 Jurusan Sastra Inggris UPBJJ-Yogyakarta, menjadi satu-satunya mahasiswa dari Indonesia yang lolos sebagai delegasi dalam 2019 International Student Conference on Environment and Sustainability (ISCES) pada tanggal 10-15 Juni yang lalu di Shanghai, Tiongkok. ISCES adalah konferensi tahunan mengenai lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang diselenggarakan oleh UN Environment bersama dengan Institute of Environment and Sustainable Development (IESD), Tongji University.

Konferensi ini merupakan sebuah wadah penting bagi mahasiswa untuk berkontribusi di bidang lingkungan secara global. Berbagai rangkaian kegiatan dalam ISCES 2019 memberikan kesempatan untuk pertukaran ilmu dan sudut pandang mengenai implementasi SDGs dan strategi konservasi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses bagi generasi muda untuk bersuara pada level internasional, serta memfasilitasi hubungan komunikasi dan kerjasama dengan para stakeholder di berbagai sektor.

Dalam aplikasinya, Ilma menuliskan hasil riset yang dilakukannya mengenai tantangan yang dihadapi Bank Sampah berbasis komunitas di Yogyakarta. Riset ini ia lakukan bersamaan dengan aktivitasnya sebagai penggerak organisasi konservasi lingkungan bernama ECOnnect yang juga peduli terhadap eksistensi dan keberlanjutan bank-bank sampah masyarakat.

Speech presentation yang ia paparkan dalam konferensi mendapatkan penghargaan Excellence Presentation. Ia juga menjadi salah satu perwakilan dalam perumusan Global Youth Tongji Declaration 2019 yang merupakan hasil utama konferensi mahasiswa tersebut. Deklarasi ini merupakan kontribusi pemikiran untuk pertimbangan kebijakan lingkungan skala global, 

khususnya dalam mengatasi “Polusi Udara” yang menjadi tema besar ISCES 2019. Deklarasi tersebut dapat diakses melalui tautan berikut https://mp.weixin.qq.com/s/IBjKjdW5-6hogl80AemuHA.

Ilma berharap tahun-tahun berikutnya semakin banyak mahasiswa Indonesia, khususnya mahasiswa Universitas Terbuka, yang mendapatkan kesempatan yang sama dan memberikan kontribusi yang lebih baik lagi dalam forum-forum internasional mengenai lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

ilmailma3